Hacker Facebook Tak Terkait Negara Tertentu

Jakarta – Bobolnya 30 juta akun pengguna Facebook ternyata tidak didalangi negara tertentu. Wall Street Journal melaporkan, peretasan ini dilakukan oleh penyebar spam yang ingin mencari keuntungan dari iklan yang menipu.

Hasil investigasi internal Facebook menunjukkan bahwa serangan ini datang dari kelompok spammer Facebook dan Instagram yang menampilkan diri mereka sebagai perusahaan digital marketing.

Seperti dilansir detikINET dari CNBC, Jumat (19/10/2018), tim keamanan Facebook juga diberitakan telah mengetahui aktivitas kelompok ini sebelumnya.

Perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, California, Amerika Serikat ini menyebutkan bahwa kelompok spammer menggunakan 400 ribu akun yang berada di bawah kontrol mereka untuk mencuri akses ke token milik 30 juta pengguna Facebook.

Facebook sendiri masih enggan memberikan komentar mengenai identitas hacker ini. Sebelumnya, Vice President of Product Management Facebook Guy Rosen mengatakan, mereka tidak akan membahas siapa pelaku peretasan ini karena masih dalam investigasi bersama FBI.

Peretasan ini menyerang 30 juta pengguna Facebook yang 14 juta di antaranya dicuri informasi nama, alamat email dan nomor telepon. Sementara 15 juta akun lainnya, diakses data-data tambahan seperti gender, agama, lokasi, informasi perangkat, dan 15 pencarian terakhirnya. Tak diketahui informasi apa yang dicuri dari 1 juta akun sisanya.

(rns/rns)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Pentingnya Generasi Powerful untuk Sebar Konten Positif

Jakarta – Konten negatif di internet jadi salah satu perhatian utama di era digital. Untuk itu generasi powerful dibutuhkan untuk menyebar lebih banyak konten positif.

Pendapat tersebut dilontarkan oleh GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin di acara d’Excluspeak bertema “Powerful Generations in Digital Era” di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Denny pertama-tama berkisah mengenai betapa luar biasanya penetrasi telekomunikasi saat ini. Ia menuturkan pengalamannya saat menggelar jaringan 4G ke pelosok Kalimantan di wilayah perbatasan.

Di sana ia menemui bahwa para pelajar setingkat SMP sudah tak asing dengan smartphone. Selain untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka, para siswa itu pun menggunakannya untuk menelusuri segala macam hal di Google.

Sehubungan dengan itu, ia mempertanyakan apakah kemunculan generasi milenial itu juga sudah turut dibarengi dengan kesiapan para orang tua untuk mengikuti perkembangan pada level yang sama.

“Ada gap anak dengan ortu. Kondisinya sekarang, anak-anak milenial lebih pandai dari orang tuanya. Itu mengapa kontrolya tak ada. Itu salah satu yang bikin kita berpikir cepat, bagaimana caranya kita mencari solusi. Saat ini pun masih proses,” ucapnya.

Denny juga menuturkan adanya kecenderungan konten-konten negatif, secara spesifik pornografi, kini sudah diakses oleh pengguna dengan usia yang lebih muda dari sebelumnya. Itu mengapa pihaknya pun kini menekankan pentingnya literasi digital dalam proyek CSR.

Pentingnya Generasi Powerful untuk Sebarkan Konten PositifFoto: Agung Pambudhy/detikINET

Agar konten-konten negatif itu tidak tumbuh subur, menurutnya salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mencari sosok-sosok milenial yang mampu menginspirasi rekan-rekannya untuk memanfaatkan teknologi secara lebih positif. Buatnya, itulah generasi powerful.

“Powerful generation kita lebih melihat begini, untuk menghambat konten negatif saya bilang tidak bisa, yang bisa dilakukan adalah: satu, membuat konten positif lebih banyak. Nomor dua, cari generasi yang punya purpose, saya percaya anak-anak milenial itu punya purpose,” ujarnya.

“Tugas kita di industri adalah bagaimana mendorong mereka, agar mereka bisa masuk ke RT-RT di perbatasan sana, di titik terdepan, karena mereka sekarang punya akses. Kita cari anak2 muda yang punya purpose dan bisa kasih impact. Itu yang bisa kita lakukan untuk saat ini,” tuturnya.

(agt/krs)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Cara Ini Bisa Bikin HP Bekasmu Ditukar Uang Rp 10 Juta

Jakarta – Untuk kamu yang punya HP bekas, sudah tahu belum kalau perangkat lawasmu yang tak lagi terpakai itu bisa ditukar uang tunai Rp 10 juta? Simak caranya di sini.

Tak perlu ragu atau risau takut kena tipu. HP bekasmu itu benar-benar bisa kita bayari dengan uang tunai Rp 10 juta. Hal ini terwujud berkat program ‘Mau Apa Aja Kita Kasih!’, hasil kolaborasi detikcom dengan Seva.id.

Program ini memberi kesempatan kepada pembaca detikcom untuk mewujudkan beragam keinginan. Mau HP bekasmu ditukar uang Rp 10 juta? Kita kasih!

Caranya, cukup lengkapi data diri dan detail permintaan pada link di microsite ini dan isi dengan lengkap. Jangan ada yang terlewat.

Wajib kamu ketahui, data peserta akan dinyatakan lengkap jika sudah melengkapi data diri dan detail permintaan serta password di microsite seva.id, hingga muncul halaman “Thank you”.

Untuk mempermudah, kamu juga bisa melihat tutorialnya di video berikut ini:

—-

Cara Ini Bisa Bikin HP Bekasmu Ditukar Uang Rp 10 JutaFoto: dok: detikcom

Jadi, tunggu apalagi. Segera cari HP bekasmu yang sudah tak terpakai lagi dan langsung saja menuju link di microsite ini. Tapi sebelum itu simak dulu syarat dan ketentuan program “Mau Apa Aja Kita Kasih” hasil kolaborasi detikcom dan seva.id:

1. Program ini merupakan program hasil kerjasama detikcom dan seva.id, dengan mengikuti program “Mau Apa Aja Kita Kasih”, Anda otomatis sudah terdaftar untuk mengikuti acara Flash Mob Sale seva.id.

2. Peserta wajib mendaftar dan melengkapi data diri di website program “Mau Apa Aja Kita Kasih” dan pastikan data yang didaftarkan benar agar dapat dihubungi oleh pihak panitia.

3. Data peserta akan dinyatakan lengkap jika sudah melengkapi data diri dan detail permintaan di microsite detik.com/sevaid/ serta password di microsite seva.id, hingga muncul halaman “Thank you”. Setelah itu, jangan lupa untuk verifikasi akun dengan cara membuka email yang telah didaftarkan. Karena itu merupakan syarat untuk menjadi calon pemenang.

4. Hadiah tidak dapat dialihkan ke pihak lain selain pemenang yang terpilih, juga tidak dapat diuangkan (jika berbentuk barang) atau ditukar dengan hadiah lain.

5. Pajak hadiah akan ditanggung oleh detikcom.

6. Periode program berlangsung dari 19 September sampai 31 Oktober 2018. Pengumuman pemenang pada tanggal 19 November 2018. Pemenang akan dihubungi langsung oleh detikcom.

7. Pemilihan pemenang akan ditentukan berdasarkan penilaian panitia penyelenggara, yakni pihak detikcom dan seva.id.

8. Alasan yang dicantumkan oleh peserta menjadi salah satu kriteria penilaian panitia.

9. Panitia berhak mendisfikualifikasi peserta yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan berlaku.

10. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

(krs/jsn)

Contek Google Maps, Apple Maps Kumpulkan Data Pakai Ransel

California – Upaya Apple dalam mengembangkan aplikasi Maps masih terus berlanjut. Sebelumnya, upaya pengembangan Apple Maps selain mengambil gambar dari satelit dilaporkan juga telah menggunakan drone untuk melengkapi data-datanya.

Nah baru-baru ini, pengguna Twitter dengan akun @dantecesa kebetulan berpapasan dengan alat pengumpulan data yang dilakukan Apple Maps di California, Amerika Serikat. Bukan dengan drone, melainkan dengan menggunakan semacam tas ransel.

Pada foto-fotonya, terlihat ransel yang memiliki label Apple Maps ini menyembulkan kamera khusus dan sensor LiDAR yang gunanya untuk memuat data situasi di sekitar.

Belum ada tanggapan khusus dari pihak Apple mengenai ransel dengan label Apple Maps tersebut. Dikutip detikINET dari Engadget, Apple agaknya ingin meniru Google di mana mereka sudah biasa merekam sebuah wilayah dengan berbagai cara. Misalnya Street View Trekker yang juga bisa dibawa di punggung layaknya tas.

Apple memang sudah mulai meningkatkan detail petanya di sistem operasi iOS 12. Akan tetapi untuk saat ini, tampaknya mereka belum memasukkan data yang diambil oleh kamera ransel tersebut.

(fyk/fyk)

Fakta-fakta Smartwatch Bukti Hilangnya Wartawan Arab Saudi

Jakarta – Kasus wartawab Arab Saudi Jamal Khashoggi yang menghilang pada 2 Oktober masih terus ditelusuri. Otoritas Turki mengklaim punya bukti keterlibatan pihak Arab Saudi.

Sebelumnya, Turki memberikan bukti awal dari rekaman CCTV. Kini, beredar informasi mengenai Apple Watch yang dikenakan Khashoggi menjadi bukti utama kasus ini.

Informasi mengenai bukti yang disimpan dari Apple Watch ini pertama kali disebarkan melalui CNN yang mengutip dari Sabah, surat kabar asal Turki.


Laporan tersebut mengklaim, Apple Watch yang dikenakan Khashoggi memuat rekaman audio saat dia berada di dalam kedutaan Saudi.

Rekaman audio yang didapatkan Turki disebut berasal dari iPhone Khashoggi yang berada di tangan tunangannya, yang pada hari kejadian menunggu di luar kedutaan.

Namun, apakah Apple Watch punya kemampuan seperti itu? Berikut fakta dari Apple Watch yang dikenakan Khashoggi.

1. Jenis Apple Watch

Apple Watch yang dikenakan Khashoggi adalah Apple Watch 3. Dikutip dari Tech Crunch, Senin (15/10/2018), Apple Watch yang dikenakan Khashoggi memiliki ciri Apple Watch 3, dilihat dari bulatan mahkota digital merah yang berada di bagian samping jam.

Menurut Appleinsider, tanda merah yang berada di bulatan mahkota digital ini menandakan bahwa Apple Watch 3 mempunyai konektivitas LTE.

2. Koneksi

Walaupun begitu, jaringan LTE di Apple Watch hanya bisa digunakan secara terbatas di negara asalnya. Hal ini juga dikonfirmasi situs resmi Apple, bahwa tidak ada Apple Watch baik seri 3 maupun 4 dengan LTE yang mendukung untuk roaming di seluruh dunia.

Ditambah lagi, tidak ada jaringan dari Turki yang termasuk dalam daftar jaringan LTE yang mendukung Apple Watch 3. Yang artinya, Khashoggi membeli Apple Watch 3 di Amerika Serikat, dan tidak bisa menggunakan jaringan LTE-nya di Turki.

Meski demikian, jam tangan pintar ini tidak sepenuhnya tak berguna, Apple Watch masih mampu memindahkan data-datanya ke iPhone pemilik dengan menggunakan WiFi atau Bluetooth.

Namun, untuk menghubungkan WiFi ke Apple Watch, dibutuhkan iPhone pemilik untuk menghubungkan keduanya. Satu-satunya cara adalah dengan Bluetooth.

Tapi, dalam penggunaan Bluetooth, jarak antara iPhone dan Apple Watch harus berdekatan. Apple memang tidak mencantumkan jarak maksimal, namun Mashable memprediksi jaraknya antara 9-15 meter. Diketahui sebelumnya, iPhone Jamal Khashoggi dipegang oleh tunangannya yang menunggu di luar kedutaan Saudi.

3. Keamanan

Berdasarkan informasi yang dirilis Sabah, pembunuh Khashoggi menghapus beberapa data dari Apple Watch dengan menggunakan fingerprint atau sidik jari di Apple Watch-nya. Namun, perlu diketahui bahwa Apple Watch tidak memiliki fasilitas keamanan berupa fingerprint seperti iPhone atau iPad.

4. Data dibackup via iCloud

Masih berdasarkan laporan Sabah, data dari Apple Watch yang dikenakan Khashoggi di-back up ke iCloud. Ini masih diperdebatkan, karena ketiadaan jaringan yang menghubungkan Apple Watch ke internet untuk membackup data ke iCloud.

Namun, jika memang berhasil, data di iCloud hanya bisa diakses oleh pemegang akun, atau pemegang iPhone. Bahkan, Apple sendiri tidak dapat membaca dan mengakses data-data ini.

Ada spekulasi yang beranggapan, tunangan Khashoggi yang membantu mendapatkan rekaman audio ini dari iPhonenya. Tapi, belum ada laporan jelas mengenai hal ini. (rns/rns)

Marko Simic Buat Jakmania Semringah di #PersijaDay

JakartaPersija Jakarta berhasil memetik tiga poin penuh atas Madura United (MU) dalam lanjutan Liga 1 2018. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, tim berjuluk Macan Kemayoran unggul tipis dengan skor 1-0.

Satu-satunya gol tersebut berasal oleh penyerang andalannya, yaitu Marko Simic. Pemain bernomor punggung 9 itu mencetak gol kemenangan tersebut pada babak pertama.

Kemenangan ini sontak langsung disyukuri oleh para Jakmania, sebutan bagi pendukung Persija. Di media sosial Twitter, tagar #PersijaDay pun langsung menggema dan memuncaki daftar Trending Topic Indonesia.


Ada yang bilang pertandingan antara Persija dengan MU berjalan menegangkan, walau terdapat seorang netizen berpendapat permainan dari kesebelasan asal Ibu Kota perlu ditingkatkan. Tren positif ini pun diharapkan oleh banyak warganet untuk bisa dilanjutkan.

Hal tersebut disebabkan Persija kini berada di posisi tiga dalam klasemen sementara Liga 1 2018 dengan koleksi poin 42. Itu berarti mereka hanya tertinggal dua poin dari Persib Bandung (peringkat 1) dan PSM Makassar (peringkat 2).

Satu catatan, Maung Bandung masih memiliki satu jatah permainan yang belum dijalankan. Hal tersebut menyebabkan selisih poin antara Persib dan Persija bisa melebar.

Meski demikian, harapan masih tetap ada. Para fans pun percaya jika peluang bagi Persija untuk menjadi juara masih terbuka. Menarik untuk ditunggu siapa yang akan menjadi kampiun Liga 1 2018 nanti.

(mon/mon)

HP Bekasmu Ditukar Rp 10 Juta, Mau?

Jakarta – Sedang berencana menjual ponsel atau smartphone bekas? Sekarang kamu bisa menukar HP bekasmu itu dengan uang Rp 10 juta lho. Begini caranya.

Kemungkinan itu terwujud berkat program ‘Mau Apa Aja Kita Kasih!’, hasil kolaborasi detikcom dengan Seva.id. Program ini memberi kesempatan kepada pembaca detikcom untuk mewujudkan beragam keinginan. Mau HP bekasmu ditukar uang Rp 10 juta? Kita kasih!


Nah, daripada smartphone atau ponsel bekasmu cuma mengumpulkan debu, buruan deh ikut program ini. Caranya, cukup lengkapi data diri dan detail permintaan pada link di microsite ini dan isi dengan lengkap. Jangan ada yang terlewat.

Wajib kamu ketahui, data peserta akan dinyatakan lengkap jika sudah melengkapi data diri dan detail permintaan serta password di microsite seva.id, hingga muncul halaman “Thank you”.

Untuk mempermudah, kamu juga bisa melihat tutorialnya di video berikut ini:

HP Bekasmu Ditukar Rp 10 Juta, Mau?

Jadi, tunggu apalagi. Segera cari HP bekasmu yang sudah tak terpakai lagi dan langsung saja menuju link di microsite ini. Tapi sebelum itu simak dulu syarat dan ketentuan program “Mau Apa Aja Kita Kasih” hasil kolaborasi detikcom dan seva.id:

1. Program ini merupakan program hasil kerjasama detikcom dan seva.id, dengan mengikuti program “Mau Apa Aja Kita Kasih”, Anda otomatis sudah terdaftar untuk mengikuti acara Flash Mob Sale seva.id.

2. Peserta wajib mendaftar dan melengkapi data diri di website program “Mau Apa Aja Kita Kasih” dan pastikan data yang didaftarkan benar agar dapat dihubungi oleh pihak panitia.

3. Data peserta akan dinyatakan lengkap jika sudah melengkapi data diri dan detail permintaan di microsite detik.com/sevaid/ serta password di microsite seva.id, hingga muncul halaman “Thank you”. Setelah itu, jangan lupa untuk verifikasi akun dengan cara membuka email yang telah didaftarkan. Karena itu merupakan syarat untuk menjadi calon pemenang.

4. Hadiah tidak dapat dialihkan ke pihak lain selain pemenang yang terpilih, juga tidak dapat diuangkan (jika berbentuk barang) atau ditukar dengan hadiah lain.

5. Pajak hadiah akan ditanggung oleh detikcom.

6. Periode program berlangsung dari 19 September sampai 31 Oktober 2018. Pengumuman pemenang pada tanggal 19 November 2018. Pemenang akan dihubungi langsung oleh detikcom.

7. Pemilihan pemenang akan ditentukan berdasarkan penilaian panitia penyelenggara, yakni pihak detikcom dan seva.id.

8. Alasan yang dicantumkan oleh peserta menjadi salah satu kriteria penilaian panitia.

9. Panitia berhak mendisfikualifikasi peserta yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan berlaku.

10. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

(krs/krs)

Viral Langit Warna Ungu Usai Badai Michael di AS

Jakarta – Baru-baru ini, negara bagian Florida di Amerika Serikat mengalami badai paling dahsyat yang pernah melanda kawasan tersebut. Badai Michael jadi penyebab bencana yang menyebabkan banjir besar sehingga banyak rumah terendam di sana.

Menariknya, ada satu fenomena unik yang terjadi pasca topan yang memiliki kecepatan angin hingga 250km/jam itu menyapu wilayah Panhandle, Florida, AS. Adalah langit berwarna ungu yang menjadi pemandangan ganjil setelah badai sirna.


Banyak netizen yang tampak membagikan penampakan tak biasa itu di media sosial Twitter. Lantas, bagaimana sains melihat kejadian langit berwarna ungu itu?

“Saat Matahari menyinari Bumi, kebanyakan spektrum warna bisa mencapai permukaan tanpa ada gangguan,” ujar Lauren Rautenkranz, ahli meteorologi setempat.

“Tapi warna yang memiliki panjang gelombang lebih pendek, yaitu biru dan ungu, datang secara menyebar ke segala arah. Cahayanya memantul dari partikel ke partikel sampai pada akhirnya sampai ke mata. Tapi langit tidak tampak ungu dan biru (secara bersamaan) karena keterbatasan mata kita,” tuturnya menambahkan.

Secara normal, masih kata Lauren, mata manusia hanya bisa mendeteksi biru, karena ungu memiliki panjang gelombang paling pendek di dalam spektrum warna. Walau demikian, anomali terjadi pasca topan Michael menerjang Florida. Lalu, apa yang menyebabkan langit berubah menjadi ungu?

“Setelah badai, kondisinya sangat mendukung warna ungu untuk tampil keluar. Udaranya mengandung Hidrogen dalam jumlah besar, titik embun udara mencapai 75 derajat, Matahari sudah terbenam, dan awan topan masih berada cukup rendah di atas permukaan tanah,” katanya menjelaskan.

“Kombinasi ini memungkinkan mata kita untuk melihat warna ungu di langit,” pungkasnya, sebagaimana detikINET kutip dari CNET, Jumat (12/10/2018).

(mon/krs)

Melinda Gates Nongkrong Bareng Driver Go-Jek di Bali

Bali – Hadir dalam pertemuan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank di Bali, Melinda Gates juga menyempatkan diri bertemu dengan mitra driver Go-Jek.. Istri Bill Gates itu nongkrong bareng driver Go-Jek.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Go-Jek di Pulau Dewata. Kunjungan Melinda sendiri merupakan bagian tugasnya sebagai sebagai Co-Chair dari Pathways for Prosperity Commission on Technology and Inclusive Development (Komisi Pathways).


Selain mitra driver Go-Jek, Melinda Gates turut berbincang dengan mitra Go-Food dan talent Go-Life. Dari perbincangan tersebut, Melinda ingin memahami potensi teknologi digital dalam meningkatkan kesejahteraan dan membangun ekonomi inklusif.

“Pertemuan saya dengan berbagai mitra wanita GO-JEK menjadi studi kasus penting dalam memahami bagaimana digital teknologi mampu meningkatkan pertumbuhan dan inklusi, dengan menghubungkan orang ke pekerjaan dan pendapatan yang lebih stabil,” ujar Melinda dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Kamis (11/10/2018).

Setelah markasnya di Bali dikunjungi oleh istri pendiri Microsoft, CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengaku senang dan bangga mendapat kesempatan untuk menunjukkan bagaimana model bisnis Go-Jek.

Melinda Gates Nongkrong Bareng Driver Go-Jek di BaliFoto: Gates Archive

“Jejak rekam GO-JEK di Indonesia merupakan sebuah contoh bagaimana teknologi mampu membuka peluang untuk akses dan inklusi, dimana mereka yang sebelumnya tidak tergabung dalam ekonomi modern, mampu terlibat dan bahkan terbekali untuk semakin berkembang. Bisnis GO-JEK berhasil
menciptakan dampak sosial yang positif serta mendorong pertumbuhan inklusif di seluruh Indonesia,” tutur Nadiem.

Untuk diketahui Komisi Pathways for Prosperity juga melakukan pertemuan di Bali seiring dengan rangkaian pertemuan IMF-World Bank (Bank Dunia) dari tanggal 8 hingga 14 Oktober 2018, untuk membahas kebijakan dan investasi yang diperlukan saat ini dalam memastikan lebih banyak orang di seluruh dunia yang dapat menikmati manfaat inovasi teknologi secara optimal.

Komisi Pathways for Prosperity diluncurkan pada bulan Januari 2018 oleh Melinda Gates, Co-Chair dari Bill & Melinda Gates Foundation; Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati; dan Strive Masiyiwa, pendiri dan pimpinan Econet. Nadiem Makarim sendiri tercatat sebagai komisaris Pathways for Prosperity.

Komisi ini mengumpulkan pemimpin dari berbagai latar belakang seperti pemerintah, bisnis, dan akademisi dalam upaya memulai diskusi internasional mengenai cara memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memastikan pembangunan yang inklusif. Hal ini dilakukan komisi untuk mengumpulkan gagasan guna laporan yang akan dirilisnya pada tahun 2019.

(afr/krs)